Tugas III – Kuliah Tamu Fitogeografi Pohon

Tugas III Fitogeografi Pohon

Dosen : Atus Syahbuddin, S.Hut., M.Agr., Ph.D.

Kali ini kita akan membahas tentang “apasih yang menarik dalam proses identifikasi pohon?”. Ada yang tahu apa itu identifikasi? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, identifikasi memili makna penentu atau penetapan identitas seseorang, benda, dan sebagainya. Jadi Indentifikasi Pohon adalah proses menentukan identitas pohon tersebut melalui ciri – ciri dari pohon tersebut. Tentu diperlukan ilmu yang cukup untuk melakukan identifikasi ini. Karena setiap pohon memiliki ciri khasnya masing masing. Oleh karena itu sebagai mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM kita dituntut belajar ilmu Fitogeografi pohon supaya dapat mengidentifikasi dari pohon – pohon hutan.

Pada tanggal 29 September 2017, lebih tepatnya pada hari Jum’at pukul 13.00 WIB. Kami mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM mengikuti sebuah kuliah umum yang berjudul “Kuliah Tamu Berjuta Ilmu & Karakter“. Dalam kuliah umum ini kami mendapat begitu banyak ilmu dari para peneliti dari berbagai wilayah. Pokok pembahasan dari kuliah umum tersebut adalah kondisi lahan gambut di Indonesia saat ini, Jenis tanaman asli Nusa Tenggara Timur, dan bahkan tentang Korean trees. Berikut narasumber yang mengisi kuliah umum ini,

  1. Marinus Kristiadi Harun, S.Hut., M. Si. (BP2LHK Banjarbaru) dengan pokok bahasan : “Native Species Hutan Kerangas dan Gambut Tipis Sulfat Masam”.
  2. Donny Rahmanady, S. Hut., M.Si. (BP2LHK Banjarbaru) dengan pokok bahasan : “Native Species Gambut Dalam- Sedang”.
  3. Lenny Marlina Mooy, S. Hut., M.Si. (Politani Kupang NTT) dengan pokok bahasan : Jenis Asli Nusa Tenggara Timur.
  4. Kim Hyun Joong (Student of Kwangwoon University Korea) dengan pokok bahasan : “Korean Trees”.

          Saya akan mengulas sedikit tentang apa yang telah di sampaikan oleh para narasumber. Pertama , saya akan mereview topik yang disampaikan oleh bapak Marinus Kristiadi. Pokok pembahasan dari pak marinus adalah tentang kondisi dan manfaat dari tanah gambut. Tanah gambut adalah tanah yang sangat subur. Setiap 1 m3 lahan gambut dapat  menyimpan air hingga 850 liter, jadi setiap 1 ha lahan gambut dapat menyimpan hingga 88,80 juta liter air. Namun hutan gambut hanya bertambah 1 cm3 tiap tahun dan berkurang 1 m3 per tahun diakibatkan kebakaran hutan. Lahan gambut yang terbakar akan menjadi rawa permanen yang airnya sangat asam. Oleh karena itu kita harus menjaga lahan gambut ini agar tidak semakin berkurang terus menerus. Selain itu, pembahasan selanjutnya yang dibicarakan adalah Hutan Kerangas, hutan kerangas adalah hutan yang tumbuh diatas tanah podsol, tanah pasir kuarsa yang miskin hara, dan tanah yang memiliki pH rendah. Hutan ini digolongkan sebagai hutan konservasi karena membutuhkan perlakuan yang khusus agar hutan ini tetap tumbuh. 3 aspek yang harus di perhatikan dalam pengelolaan hutan yaitu aspek Ekologi, aspek Ekonomi, dan Aspek Sosial. Ketiga aspek tersebut harus terpenuhi secara keseluruhan agar dapat mengoptimalkan fungsi hutan itu sendiri.

          Kedua adalah pembahasan dari Ibu Lenny M. Mooy. Pokok pembahasan dari Ibu Lenny adalah tentang tanaman asli Nusa Tenggara Timur, yaitu Cendana. Tanaman Cendana dapat tumbuh di NTT meskipun tanah di NTT kebanyakan adalah bebatuan. Oleh karena itu Ibu Lenny melakukan penelitian dan memperoleh metode menanam tanaman di tanah yang didominasi oleh bebatuan. Dalam perlakuannya, pengairan untuk tanamannya harus diberikan tepat diatas akar, karena apabila hanya disiram dari atas permukaan, air akan sulit meresap hingga ke akar dikarenakan permukaan tanah yang didominasi oleh batuan. Ketika bersusah payah menanam dengan metode tersebut, ada saja manusia yang seenaknya memotong tanaman tersebut secara ilega untuk keperluannya sendiri. Pohon Cendana yang paling dicari karena kandungan minyak astiri yang paling banyak berada di akarnya. Para penebang liar ini pun menggali akar cendana ini setelah itu memangkas akarnya dan menutup kembali sisa akar cendana. Jadi begitu sulit untuk mengetahui pohon cendana ini masih memiliki akar atau tidak kecuali pohon tersebut telah mati.

          Yang ketiga adalah Kim Hyun Joong yaitu mahasiswa dari korea yang melakukan pertukaran pelajar di UGM. Pohon yang paling terkenal di korea adalah pohon maple. yang saya tahu kayu ini dapat digunakan untuk bahan dasar busur panah. Karena memanah adalah hobby saya.

          Berikut adalah Kesan dan Pesan terhadap Kuliah Tamu ini,

Kesan:

          Kuliah umum seperti ini sangatlah bermanfaat bagi mahasiswa UGM terutama mahasiswa Fakultas Kehutanan. Dengan adanya kuliah umum ini kami dapat belajar dari berbagai peneliti dari berbagai wilayah yang memiliki metode tersendiri dalam mengelola hutan dikarenakan setiap wilayah memiliki kondisi tanah yang berbeda. Selain itu kami dapat memperoleh kabar terkini perihal kondisi hutan di berbagai wilayah di Indonesia. Kami juga dapat mengetahui bibit unggul yang telah dilakukan seperti, pohon jati yang batangnya lurus, tanaman jagung yang hasil produksinya unggul, dan tanaman tanaman unggul lainnya. Oleh karena itu saya mendukung penuh jika acara seperti ini diadakan kembali.

Pesan:

          Menurut saya acara ini sudah berjalan dengan baik,  Namun seperti biasa adalah waktu yang sangat terbatas bagi narasumber untuk menyampaikan pembahasannya. Mungkin jika memang waktunya sedikit narasumber yang di datangkan tidak terlalu banyak namun kuliah umum ini diadakan beberapa kali agar narasumber dapat menyampaikan pembahasan secara detail dan pendengar pun dapat fokus pada pembahasan itu saja.

Berikut saya akan menjawab “PR” dari salah satu narasumber, yaitu “apa itu pirit?”

Pirit adalah mineral berwarna kekuningan dengan kilap logam yang cerah. Pirit memiliki rumus kimia FeS2 (disulfida besi) dan merupakan mineral sulfida yang paling umum dijumpai. Pirit bisa terbentuk pada suhu tinggi-rendah dan keterdapatannya bisa dalam batuan beku, metamorf dan sedimen walaupun dalam jumlahnya yang sedikit. Nama “Pirit” berasal dari bahasa Yunani “pyr” yang berarti “api.” Nama ini diberikan karena pirit dapat digunakan untuk menciptakan bunga api yang dibutuhkan untuk membuat api jika dipukul terhadap logam atau bahan keras lainnya.

Berikut adalah siaran ulang live “Kuliah Tamu Fitogeografi Pohon”

 

Demikian tulisan ini saya buat, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Nastar (15)

Leave a Reply

Your email address will not be published.